Sambutan Menteri Pertanian RI

Sambutan Menteri Pertanian RI
September 15, 2021 Nutricell
In Uncategorized

SAMBUTAN

 MENTERI PERTANIAN RI

PADA ACARA PELEPASAN EKSPOR

PRODUK OBAT HEWAN (NUTRIFAT Ca-84)

NUTRICELL PACIFIC KE KOREA

 

Serpong, 10 September 2021

 

Yang saya hormati :

  1. Eselon I Lingkup Kementerian Pertanian;
  2. Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten;
  3. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangerang Selatan;
  4. Ketua Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI);
  5. Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI);
  6. Ketua Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI);
  7. Jajaran pimpinan dan segenap karyawan PT. Nutricell Pacific;
  8. Jajaran Muspida setempat atau yang mewakili;
  9. Rekan Media, Undangan dan hadirin yang saya hormati.

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh,

Selamat pagi,

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga dalam keadaan sehat wal’ afiat, kita semua dapat berkumpul pada acara Pelepasan Ekspor produk obat hewan (Nutrifat Ca-84) produksi PT. Nutricell Pacific ke Negara Korea. Meskipun saat ini dalam kondisi di tengah Pandemi, tidak mengurangi semangat kita untuk mengikuti acara pelepasan ini yang dilakukan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Alhamdulillah, Pada hari ini saya sangat senang dan berbangga hati bahwa kita akan melepas ekspor produk obat hewan sebanyak 28 Ton dengan nilai USD 254.800 atau sekitar 3,6 Milyar Rupiah untuk tujuan Korea.

Kami mengucapkan Selamat atas terealisasinya ekspor pada hari ini, berarti semua yang telah diupayakan selama ini oleh pihak perusahaan telah membuahkan hasil yang baik, dan kami mengapresiasi kepada PT. Nutricell Pacific yang telah berupaya memproduksi produk yang dapat diterima termasuk dengan tujuan Negara-negara maju seperti ke Korea, Denmark dan Jerman.

Saya juga mengucapkan selamat mengadakan seminar “The Art and Science in Poultry Industry” kepada PT. Nutricell yang akan diselenggarakan sebagai rangkaian acara pelepasan ekspor, semoga seminar yang diadakan menghasilkan pemikiran dan solusi jitu untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing industri peternakan Indonesia.

Dapat saya sampaikan bahwa kita telah sukses melaksanakan rangkaian kegiatan Merdeka Ekspor tanggal 14 – 15 Agustus 2021 dimana salah satu rangkaian acaranya adalah pelepasan ekspor pertanian dari 17 pintu ekspor oleh Presiden RI sebesar Rp. 7,2 T pada periode ekspor 9 – 14 Agustus 2021. Terima kasih kepada PT. Nutricell yang telah ikut berpartisipasi dalam program Merdeka Ekspor dengan melepas produk obat hewan (Herbagold/ Ekstrak kulit manggis) ke Jerman pada tanggal 14 Agustus 2021 melalui Bandar Udara Soekarno Hatta.

 

Hadirin yang saya hormati,

Penekanan Kabinet  Pemerintah Tahun 2019-2024 adalah bagaimana Indonesia dapat meningkatkan Ekspor dan Investasi untuk meningkatkan perkembangan perekonomian dan penyerapan tenaga kerja, yang nantinya akan berujung pada peningkatan PDB Indonesia dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, oleh karena itu salah satu target Kementerian Pertanian adalah melalui peningkatan ekspor berbagai komoditas pertanian melalui Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian (GRATIEKS).

Dengan GRATIEKS, saya berharap ekspor juga dapat tumbuh dari bawah. Artinya, membuka peluang ekspor bagi peternak-peternak kita, sehingga meningkatkan kesejahteraan peternak. Wujudkan UMKM yang naik kelas, gunakan KUR untuk meningkatkan skala usaha dan pengadaan sarana prasarana guna meningkatkan kualitas produksi di tingkat peternak. Cari negara tujuan baru atau cari produk yang diinginkan oleh negara lain dan kita dapat penuhi, lalu kembangkan dengan memperhatikan mutu dan keberlanjutan pasokan serta yang tidak kalah penting yaitu efisiensi usaha agar produk kita semakin kompetitif.

Pemerintah juga berkomitmen untuk terus memperkuat Diplomasi dan market inteligent negara tujuan ekspor, pembukaan akses pasar baru, promosi dan bisnis matching, harmonisasi persyaratan, optimalisasi produksi, serta penjaminan keamanan dan mutu.

 

 

Hadirin yang saya hormati,

Komoditas peternakan Indonesia seperti daging ayam olahan, sarang burung walet, pakan ternak, obat hewan,  produk susu olahan,  ternak babi, kambing dan domba hidup sampai ke produk larva kering hingga saat ini telah mampu menembus pasar internasional ke 97 Negara.

Berdasarkan data BPS, kinerja ekspor komoditas peternakan pada tahun 2021 periode bulan Januari – Juli dibukukan mencapai 192.034 Ton dengan nilai USD 807.587.385 atau setara Rp. 11,7 Trilyun. Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020 (YoY), dimana volume mencapai 175.022 Ton dengan nilai sebesar USD 466.838.460, Volume ekspor meningkat sebesar 9,72% dan Nilai ekspor meningkat sebesar 72,9%.

Dengan adanya Program GRATIEKS kami targetkan pertumbuhan nilai ekspor peternakan pada tahun 2024 naik 300% menjadi 1,9 Milyar USD (Rp. 27 Trilyun) ke 100 Negara tujuan.

Menurut data BPS, saat ini kinerja sektor peternakan tumbuh 7,07% dalam triwulan II 2021 (Y o Y) yang menyamai pertumbuhan ekonomi nasional 7,07%.

Kinerja dan rangkaian pelaksanaan kegiatan ekspor ini merupakan hadiah bagi insan peternakan dalam memperingati Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan Indonesia.

Pertumbuhan ekspor produk obat hewan sejak tahun 2018 juga mengalami pertumbuhan rata-rata 12,8% setiap tahunnya ke wilayah Eropa dan Asia.

 

Hadirin yang saya banggakan,

Dengan terbukanya akses pasar ini, saya berharap PT. Nutricell Pacific untuk terus dapat meningkatkan kuantitas maupun kualitas produk siap ekspor, sehingga produk peternakan Indonesia lebih mampu bersaing di perdagangan internasional. Selain itu diharapkan hal ini juga dapat memotivasi bagi pelaku usaha lain untuk tetap berupaya melakukan percepatan ekspor komoditas peternakan lainnya dengan meningkatkan kualitas produk dan promosi ke negara lain.

Sekali lagi Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada PT. Nutricell Pacific dan semua pihak terkait atas dukungannya terhadap upaya ekspor komoditas peternakan Indonesia.

Terimakasih.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Serpong, 10 September 2021

Menteri Pertanian RI,

 

Dr. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si